Penangkal Petir Radius atau Penangkal Petir Elektrostatis :
 

Penangkal petir radius adalah sebuah terminal unit penangkal petir yang bisa menyebarkan elektrostatis dan penangkal petir radius ini sangat tergantung pada posisi penempatannya dari atas bangunan, semakin tinggi letak posisi terminal penangkal petir radius maka akan menghasilkan jarak perlindungan yang semakin besar. Selain itu intensitas petir (curah petir tahunan) di sebuah wilayah juga dapat mempengaruhi radius proteksi terminal unit penangkal petir radius tersebut. Bila sebuah wilayah memiliki intensitas sambaran petir yang sangat tinggi misalnya di daerah pegunungan atau daerah berbukit maka standart kinerja penangkal petir radius atau proteksi terminal unit penangkal petir harus di nilai 85% dari kinerja optimal, karena perlu waktu singkat (jeda pendek) untuk mengisi ulang kapasitor.
Penangkal petir elektrostatis merupakan penangkal petir modern dengan menggunakan sistem E.S.E ( Early Streamer Emision ), yang bekerja secara aktif dengan cara melepaskan ion dalam jumlah besar ke lapisan udara sebelum terjadi sambaran petir. Pelepasan ion ke lapisan udara secara otomatis akan membuat sebuah jalan untuk menuntun petir agar selalu memilih ujung terminal penangkal petir elektrostatis ini dari pada area sekitarnya.
Dengan sistem E.S.E ini akan meningkatkan area perlindungan yang lebih luas dari pada sistem penangkal petir konvensional.
Untuk penangkal petir elektrostatis jenis ini akan memiliki radius perlindungan yang lebih besar dan berbentuk seperti Payung, kemampuan radius ini di hasilkan dari penyerapan energi yang disebabkan oleh awan hujan oleh unit ini. Kedua jenis penangkal petir tersebut bisa di pasang dan diaplikasikan dimana saja, tergantung dari kebutuhan dari sebuah bangunan dan tergantung keefektifannya.
Untuk bangunan dengan area yang tidak begitu luas/sempit (rumah tinggal) pemasangan penangkal petir konvensional sistem Faraday atau franklin cone (jalur tunggal) sudah memadai tetapi untuk bangunan yang mempunyai area yang cukup luas misalnya seperti gedung pada kawasan industri, daerah perkebunan, padang Golf. pemasangan jenis Elektrostatis system sangatlah ideal dan cocok untuk bangunan seperti ini.
Cara Kerja Penangkal Petir :
Pada saat muatan listrik negatif di bagian bawah awan sudah tercukupi, maka muatan listrik positif di tanah (bumi) akan segera tertarik keatas. Muatan listrik itu kemudian segera merambat naik melalui kabel konduktor penangkal petir, menuju ke ujung batang penangkal petir konvensional atau batang penangkal petir radius. Pada saat muatan listrik negatif berada cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan semakin kuat, muatan positif di ujung-ujung penangkal petir tertarik ke arah muatan negatif. Pertemuan kedua muatan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik itu akan mengalir ke dalam tanah melalui kbael konduktor / kabel bc penangkal petir, melalui kabel konduktor penangkal petir / kabel bc penangkal petir, sehingga sambaran petir tidak mengenai bangunan / gedung. Tetapi sambaran petir dapat merambat ke dalam bangunan melalui kawat jaringan listrik dan bahayanya dapat merusak alat-alat elektronik di bangunan yang terhubung ke jaringan listrik itu, selain itu juga dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Untuk mencegah kerusakan akibat jaringan listrik tersambar petir, biasanya di dalam bangunan dipasangi alat penangkal petir internal yang disebut penstabil arus listrik (surge arrestor) penangkal petir.
Penangkal Petir Elektrostatis :
  1. Tidak banyak membutuhkan komponen maupun kabel
  2. Area perlindungan lebih luas antara 50-150 m
  3. Lebih murah untuk area perlindungan yang luas
  4. Pada umumnya hanya membutuhkan 1 arde.
  5. Hanya membutuhkan 1 air terminal untuk radius tertentu.
  6. Perawatan dan pemasangan pada bangunan yang mudah.Merupakan pilihan yang tepat dan tidak mengganggu estetika bangunan anda.
  7. Bertindak sebagai pencegah interferensi perangkat komunikasi anda.
  8. Lebih aman bagi pekerja yang akan melakukan perawatan.
Jenis Bangunan yang perlu diberi perlindungan penangkal petir :
  1. Bangunan tinggi seperti rumah bertingkat, gedung bertingkat, menara dan cerobong pabrik.
  2. Bangunan penyimpanan bahan mudah meledak atau terbakar, misalnya pabrik amunisi, gudang bahan kimia.
  3. Bangunan untuk kepentingan umum seperti gedung sekolah, stasiun, bandara dan sebagainya.
  4. Bangunan yang mempunyai fungsi khusus dan nilai estetika misalnya museum, gedung arsip negara.
Contoh Object-object yang perlu dipasang penangkal petir Elektrostatis atau Penangkal Petir Radius :
  1. Gedung-gedung perkantoran
  2. Kawasan industri / pabrik
  3. Rumah tinggal
  4. Gudang
  5. Peralatan kelistrikan mau elektronik seperti pemancar, sutet, dll
  6. Lapangan sepak bola
  7. Gelanggang olah raga
  8. Perkebunan
  9. Dan bangunan-bangunan lainnya
Besarnya kebutuhan suatu bangunan akan suatu instalasi proteksi petir ditentukan oleh besarnya kemungkinan kerusakan serta bahaya yang terjadi jika bangunan tersebut tersambar petir. Berdasarkan Peraturan umum Instalasi penangkal petir besarnya kebutuhan bangunan tersebut akan system proteksi petir.

Cara Pemasangan Penangkal Petir

Cara pasang penangkal petir haruslah mengikuti prosedur dan standart yang ada, mulai dari besaran kawat penghantar, nilai resistansi grounding dan ketinggian ujung penerima petir.

Terdapat beberapa bagian yang harus diselesaikan terlebih dahulu dalam pemasangan penangkal petir.grounding

Pembuatan Grounding

Grounding sebagai titik akhir pelepasan arus petir harus memiliki kriteria tertentu agar bisa berfungsi dengan baik melepaskan arus petir tersebut sehingga penangkal petir yang dipasang juga dapat bekerja optimal . Salah satunya dilihat dari tekstur tanah dan bahan yang di gunakan untuk membuat grounding tersebut.

Dilihat dari tekstur tanah Grounding yang baik yaitu :

  1. Tanah yang memiliki kandungan garam tinggi.
  2. Tanah yang memiliki kandungan air yang tinggi.
  3. Tanah yang memiliki keasaman yang tinggi.

 

Dilihat dari bahan yang di gunakan grounding yang baik yaitu grounding yang terbuat dari bahan Conductor misalnya Tembaga, Stainless atau Galvanise.

Standart pengukuran grounding  yaitu dengan menggunakan alat ukur resistansi tanah, Nilai tahanan yang di izinkan yaitu maksmal 5 Ohm.

Untuk kedalaman grounding sendiri untuk setiap wilayah berbeda, ada wilayah yang dengan kedalaman 6 meter sudah baik ( sudah memiliki nilai resistansi di bawah 5 Ohm, tetapi ada wilayah tertentu yang sudah dilakukan pengeboran 20 meter bahkan lebih tetapi belum memiliki nilai resistansi yang baik ( masih diatas 5 Ohm ). Faktor tekstur tanah di ataslah yang sangat berpengaruh terhadap hasil pengeboran tersebut.

Pemasangan Kabel Penangkal Petir

Terdapat beberapa kiat untuk pemilihan jalur kabel, rute Terdekat kiat utamanya ”Semakin Pendek Panjang Bentang Penghantar maka Tahanan Bahan Akan semakin Kecil ”

Belokan kabel haruslah dihindari bila membentuk sudut runcing ( kurang dari 90° ) dan bila ada belokan harus membentuk sudut radian ( lingkar )  agar tidak terjadi Side Flashing yang bisa menimbulkan aliran liar petir di struktur bangunan.

Standart teknis kabel yang di gunakan adalah minimal 50 mm  ( SNI ) penggunaan kabel lebih dari 50 mm sangat kami sarankan walau agak mahal, bentuk kabel penghantar bisa berbagai macam, Kawat Terpilin atau Batang Konduktor juga bisa sebagai pilihan

Pemasangan Ujung Finial Penangkal Petir

Terdapat beberapa teknis penyambungan yang kadang kala sedikit berbeda karena ada perbedaan di pabrikan pembuatnya, tetapi pada pokoknya kabel penghantar haruslah terhubung dengan kuat dan elektris dengan ujung finial.

 

 

 

 

Pemasangan Penangkal Petir Rumah / Sederhana

Pemasangan penangkal petir untuk rumah adalah memberikan saluran elektris dari atas bangunan ke dalam tanah dengan tujuan bila ada sambaran petir yang mengenai atas bangunan maka arus petir bisa langsung mengalir dan tersalur ke ground dengan baik.

Standart kabel yang di gunakan adalah minimal 50 mm  ( SNI ), untuk memilih kabel dengan ukuran kurang dari 50 mm tidak di sarankan walau kenyataan di lapangan banyak yang menggunakannya.

penangkal petir - rumah
Langkah pertama yang harus di lakukan adalah memilih jalur penurunan kabel, ada 3 hal penting dalam pemilihan jalur kabel ini.

Pertama => jalur terpendek dengan pertimbangan hemat material kabel dan dengan keuntungan teknis tahanan kabel kecil.

Kedua =>  Usahakan agar saluran elektris tersebut  mendapatkan jalan tercepat kedalam tanah Sesedikit mungkin belokan agar tidak terjadi loncatan keluar jalur kabel (Side Flasing) atau patahan pada isolasi.

Ketiga => Seluruh sisi ujung bubungan bangunan sebaiknya diberi jalur kabel mendatar.

Pekerjaan pemasangan penangkal petir dimulai dari bawah yaitu pembuatan grounding pertanahan terlebih dahulu hal ini untuk  mengetahui tahanan sebaran  tanah yg di inginkan atau sesuai standart yang berlaku sekaligus mempermudah dalam pemasangan.

Ada berbagai bahan yang bisa digunakan sebagai grounding :

  • As Coper
  • Copper Bond
  • BCC + pipa